Pringsewu, bidiklampung.com-Realisasi penggunaan Dana Desa di Pekon (desa) Madaraya Kecamatan Pagelaraan Utara Kabupaten Pringsewu Lampung, Tahun Anggaran 2019 diduga fiktif.

Dari Sistim Informasi Desa (SID) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi, sedikitnya ada 2 titik pekerjaan yang tidak sesuai dengan realisasi dilapangan senilai Rp.280.125.000.

Dari informasi SID disebutkan 2 titik pekerjaan yaitu peningkatan prasarana jalan desa senilai Rp.187.775.000 dan peningkatan sistim pembuangan air limbah senilai Rp.92.350.000.

Namun ketua tim pelaksana kegiantan (TPK) Mutaal Sodikin setelah dikonfirmasi tidak dapat menunjukkan berita acara serah terima pekerjaan antara TPK kepada kepala pekon (desa).

Dari data yang diperoleh, pada tahun 2019 tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon (desa-red) pengusulkan pembangunan Drainase sepanjang 450m, sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang sudah dibuat proyek tersebut menelan biaya Rp.187 750.000. Tetapi ketua tim pelaksan kegiatan pekon (desa-red) Mutaal Sodikin tidak dapat menunjukkan lokasi titik pekerjaan tersebut.

Anehnya, informasi yang disampaikan melalui SID judul pekerjaan dari proyek tersebut adalah peningkatan prasarana jalan desa. Tidak sesuai dengan gambar yang ada pada RAB yaitu pembangunan drainase.

Dari hasil kroscek dan data yang diperoleh, diduga pekerjaan drainase tahun anggaran 2019 fiktif.

Sementara itu, kepala pekon (desa-red) non aktif As’ari saat dikonfirmasi, Selasa (19-2-2020) mengatakan, semua pekerjaan pada tahun 2019 sudah diperiksa inspektorat. Jadi, sudah tidak ada masalah,” terangnya.

Namun, tanpa disadari As’ari mengatakan, bahwa untuk laporan pertanggungjawaban realisasi dana desa tahun anggaran 2019 pekon (desa-red) Madaraya belum ada serah terima. (mus)

BACA :  Gubernur Lampung: Peringati Hari Kopi Sedunia Sebagai Momentum Peningkatan Indeks Konsumsi Kopi Lampung

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *