Dana BOS Fiktif

Kalianda, bidiklampung.com – Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nurhasah, S.Pd, M.M, akan memanggil kepala sekolah SMP PGRI 2 Merbau Mataram Dwi Heryati. Terkait dugaan adanya laporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) fiktif.

“Saya akan panggil kepala sekolah yang bersangkutan ke dinas untuk diminta penjelasan terkait hal itu,” kata Nurhasanah kepada wartawan, diruang kerjanya, Kamis (12/08).

Kabid akan memanggil Dwi Heryati setelah adanya laporan wartawan tentang dugaan laporan penggunaan dana BOS fiktif Tahun Anggaran 2020 dan 2021.

Diketahui, pada tahun 2020 dan 2021 SMP PGRI 2 Merbau Mataram masih mendapatkan dana BOS, sedangkan sekolah tersebut sudah tidak ada siswa lagi dan terhitung sejak Juli 2020 semua guru yang mengajar di sekolah itu sudah mengundurkan diri.

Namun, pada laporan rekapitulasi penggunaan dana BOS online yang diunggah melalui laman //http:bos.kemdikbud.go.id terdapat beberapa item penggunaan dana BOS.

Diantaranya, kegiatan asesmen Rp 2 Juta, administraai kegiatan sekolah Rp 5,2 Juta, langanan daya dan jasa Rp 1,1 Juta, pemeliharaan sarpras Rp 500 Ribu, pembayaran honorer Rp 11 Juta.

Pada pencairan BOS tahap 2 tahun 2021 sekolah tersebut tetap menerima BOS sebesar Rp 26,4 Juta.

Dwi Haryati saat dikonfirmasi soal laporan penggunaan dana BOS fiktif itu mengatakan tidak tahu.

” Saya nggak tahu soal itu, saya cuma terima dana BOS Rp 1,9 Juta sedangkan bayar honor guru saja 4,8 Juta, malahan saya yang nombok Tiga jutaan. Kalo nggak percaya, tanya aja sama bendaharanya pak Jamil,” kata Dwi mengelak.

Lanjut Dwi, saya masih tetap mengeluarkan honor untuk guru walaupun muridnya sedikit, kasihan mereka kan sudah capek-capek mengajar, masak nggak diupah”.

BACA :  Rapat Pembentukan Kepengurusan Majlis Ta’lim Masjid Taqwa Kota Metro

Keterangan Dwi seakan menutupi soal dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran BOS kepada wartawan.

Anehnya, pembayaran guru honor diberikan kepada guru yang tidak terdaftar pada NUPTK. (Mus/Red)

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Join the Conversation

1 Comment

  1. Jgn pernah menilai seseorang salah ketika kita tidak tau kebenarannya…jgn sampai berbalik arah Broo

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *