Agam, bidiktangsel.com – Mahkamah Konstitusi (MK) mengukuhkan Nagari Pasia Laweh sebagai Nagari Konstitusi oleh Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, pada Sabtu (28/8) di Aula Pondok Pesantren Darul Ulum Al Falah Nagari Pasia Laweh yang terletak di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Pengukuhan Nagari Konstitusi merupakan wujud MK dalam menjalan kan misi Meningkatkan Kesadaran Berkonstitusi Warga Negara dan Penyelenggara Negara.

Desa/nagari yang dikukuhkan sebagai desa/nagari Konstitusi harus memiliki kriteria dengan berbagai keunggulan, potensi, kekuatan, dan modal sosio- kultural untuk diarah kan dan dikembangkan menjadi desa dengan segenap warga yang memiliki kesadaran berkonstitusi.

Melalui Surat Nomor 68/UN16.R/TU/2021 tanggal 7 Juni 2021 yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H., Nagari Pasie Laweh diusulkan oleh Universitas Andalas untuk dikukuhkan sebagai Nagari Konstitusi melalui Nagari Development Center (NDC).

Keputusan tersebut berdasarkan karena Nagari Pasie Laweh dalam tiga tahun terakhir menunjukkan secara nyata potensi dan keunggulan dalam membumikan nilai konstitusional pada masyarakatnya, termasuk masyarakat hukum adat.

Nagari Pasia Laweh berhasil melaksanakan beberapa program unggulan yang berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan hak-hak konstitusional warga negara dalam format yang menarik dan inovatif.

Setelah dikukuhkan sebagai Nagari Konstitusi, maka menjadi komitmen MK untuk melakukan berbagai upaya sekaligus memfasilitasi kegiatan kegiatan yang mengarah pada internalisasi dan penguatan nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi.

Sebelumnya, MK telah menetapkan tiga desa sebagai Desa Konstitusi yakni, Desa Galesong di Sulawesi Selatan, Kampung Wasur di Papua, dan Desa Bangbang di Bali. (Humas MK)

BACA :  Cegah Terorisme, Div Humas Polri Adakan FGD Dengan Tokoh Lintas Agama di Lampung

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *