Bandarlampung, bidiklampung.com – Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan SH,SSos,MH menyampaikan,” Menyusul beredar nya kabar berita meninggalnya tersangka HR, salah satu tersangka Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, dalam perkara dugaan TIPIKOR pengadaan benih jagung, bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi dari penasehat hukum tersangka, yang mengatakan tersangka HR telah meninggal dunia pada hari Kamis,02-09-2021 di salah satu rumah sakit di Jakarta.

“Kami masih menunggu surat keterangan resmi dari tersangka HR, untuk selanjutnya akan kami gunakan dalam proses terhadap administrasi tersangka”, kata Kasipenkum Kejati Lampung, Jum’at (03/09/2021).

Kasipenkum menjelaskan,” dasar ketentuan yang mengatur dihentikan nya secara otomatis terhadap tuntutan terhadap tersangka yang meninggal dunia.

“Berdasarkan Undang-undang (UU) pada pasal 77 KUHAP, jika tersangka meninggal dunia, maka tuntutan terhadap tersangka gugur secara otomatis karena yang bersangkutan meninggal dunia, maka proses pidana terhadap tersangka itu kami hentikan”, terang Kasipenkum

Selanjutnya, “untuk kerugian negara sendiri, terhadap perbuatan tersangka, untuk saat ini belum bisa kami sampaikan, ini adalah rangkaian dari 3 orang tersangka yang telah ditetapkan, 2 orang saat ini ditahan di RUTAN.

Jika memang faktanya memang ada aliran uang yang dinikmati oleh tersangka yang sudah meninggal ini, maka sesuai dengan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, pasal 33, kita akan ajukan gugatan perdata yang akan kita limpahkan di bidang Pedata nantinya”,jelas Andrie.

Selain itu masih menunggu informasi yang akurat dari Penasehat hukum tersangka dan Kejati Lampung juga telah melibatkan tim untuk mengecek informasi terhadap kebenaran informasi tersebut.
(Suhartono)

BACA :  Proyek Embung Senilai 800 Juta Dibangun Asal Jadi

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *