Pulau Pisang di Pesisir Barat Provinsi Lampung

bidiklampung.com – Destinasi wisata yang berada di daerah pesisir barat Lampung ini menyimpan berbagai keindahan alam yang natural dan rendah polusi. Dengan luas 2.310 hektar, pulau Pisang memiliki spot wisata dan kuliner yang tidak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke destinasi wisata ini.

Namun, sebelum kamu memutuskan untuk mengunjungi pulau Pisang, pastikan kamu telah mengetahui 5 informasi penting di bawah ini ya!
Rute, Kamu bisa mencapai pulau Pisang dengan melakukan perjalanan dari Terminal Rajabasa, di mana perjalanan menuju pulau Pisang ini memakan waktu 6-7 jam dengan jarak tempuh 250 kilometer dari Bandar Lampung.

Untuk menuju dermaga Kuala, kamu perlu melintasi beberapa kota diantaranya Kemiling, Gedung Tataan, Gadingrejo, Pringsewu, Talang Padang, Gisting, Kota Agung, Hutan Taman Nasional Bukit Barisan, Bengkunat, dan terakhir kamu akan melintasi wilayah Krui.

Setelah kamu mencapai wilayah Krui, kamu dapat menyewa ojek menuju Dermaga Kuala, di mana kamu hanya perlu menyeberang menggunakan kapal yang membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit untuk sampai ke pulau Pisang.

Dikarenakan wilayah pulau Pisang yang tidak terlalu luas, kamu bisa menggunakan sepeda ataupun motor untuk mengelilingi destinasi wisata ini. Kamu juga bisa menikmati pemandangan pohon kelapa di pesisir pantai ataupun perkebunan yang dapat kamu temui dalam perjalanan menuju pantai tersebut.

Setelah kamu melewati pemandangan tersebut, kamu akan melihat pemandangan laut lepas dengan buih yang berwarna putih di sekitar bibir pantai. Selain itu, kamu juga dapat menikmati ornamen bebatuan dengan bentuk yang unik dikarenakan proses pengikisan yang dilakukan oleh ombak laut, lho.

Nah, selain mengunjungi destinasi wisata yang berada di pulau ini, kamu juga wajib mencoba makanan khas yang hanya dimiliki oleh pulau Pisang, seperti Gulai Taboh Ikan, Sayur Bening Daun Kelor, dan Serabi Khas Pulau Pisang.

BACA :  Pekerja Demo, Tuntut Bayarkan BPJS Kesehatan Dan Ketenagakerjaan

Destinasi wisata ini dinamai pulau Pisang dikarenakan bentuk pulau yang menyerupai buah pisang.

Selain itu, masyarakat pulau Pisang pada umumnya merupakan suku Lampung Pesisir sehingga bahasa yang digunakan biasanya merupakan bahasa Lampung.

Namun, masyarakat pada daerah ini juga mampu berbicara dan mengerti bahasa Indonesia. Jadi, jangan takut untuk berkomunikasi dengan penduduk sekitar, yah!

(***)

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *