Bandarlampung, bidiklampung.com – Sindikat pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Aspal di Kelurahan Jaga Baya 3 mulai terungkap.

Pada Kamis 6 Januari 2022 malam, oknum pembuat KTP aspal YN mendatangi kediaman Putri. YN berniat mengembalikan KTP atas nama Putri.

YN mengakui kalau yang membuat KTP itu ibunya OM.

” Ini saya mau kembalikan KTP kamu (red- Putri) yang ibu saya buat (red-OM), kata putri menirukan kata-kata YN.

Lanjut Putri, dia (red-YN) datang sambil marah-marah dan memaksa saya untuk menerima KTP yang ada padanya.

“Saya kan, sudah bantu kamu buatin KTP untuk dapet bantuan. Kamu, kan, dapet bantuan 500 Ribu, yang 250 Ribu untuk buat KTP, nih yang 250 Ribu saya kembaliin kekamu ,” kata YN kepada Putri.

” Tadinya, saya nggak kenal siapa kamu, udah dibantu keluarin duit (red- BLT) terus dibuatin KTP, taunya kamu. Kitakan nggak tau kalo kamu sudah punya KTP ,” ujar YN emosi.

YN juga mengatakan, kalau orang kelurahan waktu itu sudah berusaha mencari pemilik KTP, tapi orangnya tidak ada.

Terungkapnya sindikat pembuat KTP aspal ini, berawal dari penerima bansos atas nama Putri.

Putri merasa tidak pernah minta dibuatkan KTP dengan OM, untuk menerima bantuan.

Namun yang membuat ia heran, mengapa OM memiliki KTP yang sama persis dengan identitas dirinya.

Dari informasi yang didapat, OM adalah warga Kelurahan Jaga Baya 2 Kecamatan Way Halim, dan suaminya diketahui menjabat ketua RT.

Diduga, OM merupakan jaringan pembuat KTP aspal bagi warga penerima bansos. (Mus)

BACA :  Sekda Prov Lampung Tutup MTQ ke-48 Tingkat Provinsi

admin

Owner PT JAPUNG MEDIA JAYA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.